contoh kalimat polynesian navigation
- Traditional Polynesian navigation was used for thousands of years to make long voyages across thousands of miles of the open Pacific Ocean.
Navigasi Polinesia tradisional digunakan selama ribuan tahun di dalam perjalanan panjang yang melintasi ribuan mil dari Samudra Pasifik terbuka. - By the late 19th century to the early 20th century, a more generous view of Polynesian navigation had come into favor, creating a much romanticized view of their seamanship, canoes, and navigational expertise.
Di akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, pandangan umum tentang navigasi Polinesia lebih disukai, dengan pandangan yang sangat romantis tentang pelayaran, kano, dan keahlian navigasi mereka. - In accordance with Polynesian oral tradition, the geography of Polynesian navigation pathways are said to resemble the geometric qualities of an octopus with head centred on Ra'iātea (French Polynesia) and tentacles spread out across the Pacific.
Sesuai dengan tradisi lisan Polinesia, geografi jalur navigasi Polinesia dikatakan menyerupai kualitas geometris gurita dengan kepala berpusat pada Ra'iātea (Polinesia Prancis) dan tentakel yang tersebar di seluruh Pasifik. - In "The Raft Book", a survival guide he wrote for the U.S. military during World War II, Gatty outlined various Polynesian navigation techniques Allied sailors or aviators wrecked at sea could use to find their way to land.
Di dalam "The Raft Book", yaitu sebuah pedoman bertahan hidup yang ditulis bagi angkatan militer AS selama Perang Dunia II, Gatty menguraikan berbagai teknik-teknik serikat navigasi Polinesia atau pilot yang mengalami kecelakaan di laut, supaya dapat menggunakannya sehingga menemukan jalan ke arah daratan. - Wharram says he used Polynesian navigation to sail along the coast of Northern New Guinea and then sailed 150 miles to an island for which he had modern charts, proving that it is possible to sail a modern catamaran along the path of the Lapita Pacific migration.
Wharram mengatakan dia menggunakan navigasi Polinesia untuk berlayar di sepanjang pantai Nugini Utara dan kemudian berlayar 150 mil ke sebuah pulau di mana ia memiliki peta modern, lalu membuktikan bahwa adalah mungkin untuk berlayar dengan katamaran modern di sepanjang jalur migrasi Lapita Pasifik. - Polynesian navigation used some navigational instruments, which predate and are distinct from the machined metal tools used by European navigators (such as the sextant, first produced in 1730; the sea astrolabe, from around late 15th century; and the marine chronometer, invented in 1761).
Navigasi Polinesia menggunakan beberapa instrumen navigasi, dengan bentuk lawas dan berbeda dari alat logam mesin yang digunakan oleh para navigator Eropa (seperti sextant, yaitu alat navigasi yang pertama kali diproduksi pada tahun 1730; astrolab laut, sekitar akhir abad ke-15; dan kronometer laut yang ditemukan pada tahun 1761).